Berkontribusi ! Berkompetisi ! Berprestasi !

TTG_EUREKA 2017Tim Teknologi Tepat Guna UKM Rekayasa Teknologi UNY yang beranggotakan Muhammad Rezky Fathurrochim (Pendidikan Teknik Otomotif-2013), Probo Wiratsongko (Teknik Otomotif-2014), Fauziyyah Diyah Anggita Sari (Kimia-2014), dan Dwi Ahmad Arif (Pendidikan Teknik Otomotif-2015) berhasil meraih medali emas di ajang International Eureka Innovation Exhibition (I-EIE) 2017 di Multipurpose Hall, Universiti Kuala Lumpur Malaysian Spanish Institute (UniKL MSI), Kulim Hitech Park, Kedah, Malaysia pada tanggal 25 – 27 Juli 2017.
Kompetisi I-EIE 2017 merupakan event tahunan tingkat internasional yang diadakan oleh UniKL MSI yang bekerja sama dengan MARA (Majelis Amanat Rakyat), IFIA (International Federation of Inventors’ Associations), KKLW dan sebagainya. Kompetisi ini diikuti oleh ratusan inventor dari berbagai negara pada jenjang pendidikan yang berbeda seperti profesor, doktor, insinyur dan sebagainya.
Kompetisi ini dimulai pada tanggal 25 Juli 2017 dengan menata stand booth yang akan dinilai oleh juri. Pada tanggal 26 Juli 2017 dilakukan presentasi karya menggunakan bahasa Inggris oleh maksimal 2 orang dalam setiap tim dan penilaian oleh 2 orang dewan juri dari negara yang berbeda. Semua peserta saling berlomba untuk menata, memamerkan, dan menjelaskan produk inovasi yang dibawa, baik kepada dewan juri maupun pengunjung yang datang.

Pada tanggal 27 Juli 2017 dilanjutkan dengan acara Award Ceremony, yaitu: pemberian innovation award kepada pemenang. Berdasarkan hasil akhir yang dicapai, delegasi UNY mendapatkan total 1 emas dan 1 perak pada kategori renewable energy dan 1 perunggu pada kategori edukasi.
Pada kompetisi ini tim TTG berhasil mendapatkan Gold Medal pada kategori renewable energy yang membutuhkan waktu sekitar 4 bulan dalam penelitian pengerjaannya dimana karya ini dibimbing oleh dosen Jurdik Teknik Otomotif FT UNY, yakni: Sudarwanto, S.Pd.T., M.Eng. Karya inovasi yang dibawakan berjudul “Utilization Cyperus Rotundus and Lophaterum Gracile Brogn as an Alternative Fuel Gasoline”. Produk inovasi ini adalah bahan bakar alternatif motor bensin yang berbahan dasar rumput.

“Jadi kami membuat produk bernama “Bioki”, produk tersebut merupakan campuran bioetanol dari rumput dengan bensin pada perbandingan campuran tertentu” cerita Fathurrochim.
“Kami telah menguji coba keefektifan inovasi kami ini pada sepeda motor dan didapat hasil torsi dan power menjadi lebih baik dibandingkan dengan bensin tanpa dicampur “Bioki”, beber Probo.

Tingkat kompetisi di kategori renewable energy sangat tinggi, “kami sangat senang atas pencapaian Gold Medal ini, padahal banyak inventor yang telah memiliki hak paten dan telah memenangkan Gold Medal pada event lain sebelumnya” imbuh Gita.

Diharapkan dengan adanya produk invensi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dunia.

Berita , Karya , prestasi , teknologi tepat tuna

Tinggalkan Balasan