Divisi Rancang Bangun atau sering disingkat DRB merupakan salah satu divisi berada di bawah naungan UKM Rekayasa Teknologi. DRB dibentuk pada tahun 2010 dan mengalami kevakuman kegiatan selama 1 tahun dan mulai aktif kembali pada tahun 2011 dengan nama awal Divisi Jembatan. DRB menjadi titik nol dimana dibentuknya sebuah divisi yang bergerak fokus pada bidang ilmu ketekniksipilan.

DRB memiliki 2 cabang tim utama yaitu Tim Wisanggeni untuk fokus lomba kuda-kuda serta Tim Bimasena untuk fokus lomba jembatan dan gedung. Diluar 2 tim utama yang diunggulkan, DRB juga menaungi beberapa jenis lomba lain yang bersifat ketekniksipilan seperti lomba beton, LKTI, geoteknik, dll.

Dalam perjalanannya, Divisi Rancang Bangun sudah mengalami 7 periode pergantiankepengurusan. Ketua Tim dalam kepengurusan yang pertama kali yaitu Maris Setyo Nugroho, selanjutnya ketua Tim periode berikutnya berturut-turut yaitu :

1.    M. Nuruzzaman,

2.    Angga Darmawan,

3.    Harmanto,

4.    M.Yusuf Solihin,

5.    Hendra Dewata,

6.    Alfian Fahri Akbar, dan

7.    Ibnu Pandu Ajie, di tahun kepengurusan periode 2019 ini.

DRB didampingi dan dibimbing oleh dosen dari Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY yaitu Dian Eksana Wibowo, M.Eng dan Faqih Ma’arif, M.Eng.

DRB telah berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dalam berbagai lomba, diantaranya dalam Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) yang diselenggarakan oleh Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi berhasil meraih penghargaan implementasi terbaik, dalam Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) berhasil meraih penghargaan pada kategori Perakitan Tercepat. Tim ini juga berhasil meraih juara 1 secara berturut-turut tahun 2014 sampai 2016 dalam Lomba Rancang Kuda-kuda yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Prestasi yang membanggakan dalam kompetisi internasional yang pertama kali, yaitu mendapatkan penghargaan dalam lomba antar negara “Bridge Competition” di Nanyang Technological University, Singapura pada tahun 2018.

Semoga kedepannya DRB bisa lebih berprestasi lagi, tidak hanya mengharumkan nama Tim, UKM, Universitas, tetapi mampu membanggakan Indonesia dimata Dunia.