Berkontribusi ! Berkompetisi ! Berprestasi !

Kompetisi yang Diikuti

1. Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI)

Kompetisi Jembatan Indonesia merupakan suatu kompetisi yang melombakan desain atau rancangan jembatan ompetisi yang diadakan setiap tahun ini diikuti oleh mahasiswa jurusan teknik sipil dari perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi jembatan merupakan satu kegiatan gabungan yang merupakan rangkaian dalam pembangunan jembatan. Kompetisi ini terdiri dari tahap perancangan dan konstruksi di arena lomba untuk membangun model jembatan berskala. Dalam pembangunan jembatan, seorang perancang harus menguasai beberapa kegiatan mulai dari survey lapangan, proses analisis dan pembangunan fisik di lapangan. Oleh karena itu, pembuatan jembatan membutuhkan data lengkap baik kondisi lingkungan maupun bahan konstruksi serta standar/ peraturan yang digunakan.

KJI akan memperebutkan Piala Reka Cipta Titian Indonesia dan Reka Cipta Griya Indonesia dari Menteri Pendidikan Nasional. Komponen penilaian untuk KJI meliputi struktur jembatan terindah, metode pelaksanaan terealistis, struktur jembatan teringan, dan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terlengkap (Wikipedia).

 

2. Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI)

Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (disingkat KJI & KBGI) merupakan suatu kompetisi yang melombakan desain atau rancangan bangunan gedung. Kompetisi yang diadakan setiap tahun ini diikuti oleh mahasiswa jurusan teknik sipil dari perguruan tinggi di Indonesia (Wikipedia).

Dalam Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI), arsitektur bangunan yang dikompetisikan harus mempunyai ciri khas nusantara. Ciri khas tersebut haruslah dilestarikan sepanjang masa agar warisan budaya kita bisa terus dipertahankan. Konsep bangunan berwawasan Nusantara yang tahan terhadap bencana dan juga ramah lingkungan wajib dilaksanakan dalamrancang-bangun di Indonesia.

Salah satu material bangunan yang saat ini berkembang pesat dan bisa diaplikasikan untuk mewujudkan konsep bangunan berwawasan Nusantara adalah baja canai dingin. Baja canai dingin dapat diaplikasikan untuk komponen struktural bangunan seperti kolom, balok, dan rangka atap (truss) sebagai komponen non-struktural. Desain dan konstruksi yang benar dan efisien serta perpaduan dengan keindahan arsitektural khas Nusantara merupakan tantangan dalam kompetisi kali ini termasuk penggunaan material antara baja canai dingin untuk struktur utama yang dikombinasikan dengan kayu untuk material arsitektural.

 

Kegiatan yang dilaksanakan

Personalia