Tim Restek UNY raih Juara II LKTIN Wisata Pendidikan 2017 di Universitas Negeri Makassar

Makassar

Dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional dan Dies Natalis Universitas Negeri Makassar ke-56, Komunitas Laboratorium PGSD FIP UNM menyelenggarakan Lomba Wisata Pendidikan 2017 yang. Terdapat tiga jenis lomba yang diselenggarakan diantaranya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTIN), Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) dan Lomba Debat Bahasa Inggris (LDBING). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yaitu pada 1-3 Mei 2017 dan diikuti delegasi dari 26 Universitas di Indonesia.

Dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diperebutkan oleh 12 finalis, tim TI UKM Rekayasa Teknologi UNY yang beranggotakan Ika Agustina Fitriani (Pendidikan Matematika, 2014), Taufik Anwar Sholikin (Pendidikan Teknik Informatika,2014) dan Astri Anggraeni (Psikologi, 2015) berhasil meraih Juara II dengan karya yang dibawa adalah Pembuatan Media Pembelajaran Matematika untuk Anak Sekolah Dasar.

“Kami membuat media berbasis game edukasi ini tujuannya untuk memperkenalkan siswa sekolah dasar dengan materi operasi bilangan seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian karena materi ini merupakan materi prasyarat dan wajib dikuasai siswa apabila ingin melanjutkan pada materi berhitung lainnya,” ujar Ika.

Selain lomba, pihak panitia juga menyelenggarakan Seminar Nasional serta gelar pameran media pembelajaran karya mahasiswa PGSD UNM. “Kegiatan ini sangat seru karena kita tidak hanya bertemu finalis LKTI saja. Selain itu, finalis yang datang tersebar dari seluruh wilayah di Indonesia, ada yang dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi ada komplit lah. Jadinya disini selain berkompetisi kami juga bisa belajar mengenai budaya daerah masing-masing dan semakin bangga menjadi warga negara Indonesia.” tutup Ika.

Tim TI Restek UNY Raih 2 Medali Emas InIIC Malaysia

TI_malay_gold medal

Tim Teknologi Informasi bidang 2 UKM Rekayasa Teknologi UNY berhasil meraih dua medali Emas dalam ajang International Invention and Innovative Competition (InIIC  1/2017) yangdiselenggarakan oleh Perpustakaan Negara Malaysia yang bekerjasama dengan University of Malaya dan MNNF. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada tanggal 6-7 Mei 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada ajang ini, UNY menerbangkan 2 tim untuk berkompetisi.

Tim 1 berangggotakan Hernawan Prabowo (Pendidikan Teknik Elektronika), Deni Kurnianto Nugroho (Pendidikan Teknik Informatika), Anjasmoro Adi Nugroho (Pendidikan Teknik Informatika), Rifaldy Fajar (Matematika) dan Thifli Habibi Nur Salim Nava (Pendidikan IPA). Sedangkan Tim 2 beranggotakan Singgih Bekti Worsito (Pendidikan Teknik Mekatronika), Hernawan Prabowo (Pendidikan Teknik Elektronika), Linda Noviasari (Pendidikan Teknik Elektronika), Lailaturrahmi Ramadhani (Pendidikan Teknik Boga) dan Lina Ambarwati (Pendidikan Bahasa Inggris) kedua tim tersebut berhasil meraih 2 medali emas.

Acara ini diikuti oleh lebih dari 150 inventor dari beberapa negara, diantaranya adalah Malaysia, Indonesia, Taiwan, Thailand, Singapura, India, Korea dan beberapa negara lainnya. Terdapat empat kategori yang dinilai, meliputi Professional Education & Social Science, Professional Science & Engineering, Higher Institution Students dan School Student.

Singgih Bekti menceritakan bahwa pada kompetisi ini terdapat para pesaing yang berasal tidak hanya dari mahasiswa melainkan kalangan dosen, aktivis dan praktisi yang sudah ahli di bidangnya. “Bahkan tim kami merupakan salah satu tim termuda diantara kontestan lainnya,” kenang Singgih

Singgih menambahkan bahwa lomba ini berkonsep presentation and exhibition, dimana semua peserta diberikan fasilitas berupa stan untuk gelar produk. “Perangkat yang harus disediakan dalam ajang ini adalah poster, artikel, produk inovasi, dan alat-alat penunjang lainnya seperti foto-foto alat dan sertifikat pendukung,” imbuhnya.

“Penjurian dilakukan dengan cara presentasi dan tanya-jawab menggunakan Bahasa Inggris dengan dua orang juri seputar deskripsi karya, biaya produksi, implementasi, dan potensi paten,” lanjutnya.

Sementara itu Linda Noviasari menjelaskan bahwa dalam meraih suatu pencapaian bukan suatu hal yang mudah bagi tim. “Perjuangan dimulai dari pencarian event, proses pengiriman abstrak, penyusunan proposal, pembuatan alat, uji coba dan validasi ahli yaitu dosen, hingga saat presentasi yang semuanya mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit,” ujarnya.

 “Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini, kami berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendoakan kami, dan semoga event perlombaan seperti ini nantinya bisa bermanfaat bagi para peserta terkait dengan kompetisi Internasional dan masyarakat luas terkait dengan implementasi dari produk-produk yang dibuat oleh mahasiswa,” tutup Linda. (Linda)

Tim TTG UKM Restek Raih Juara 3 NATCom 1.0 di Makassar

Sebuah prestasi kembali diraih oleh UKM Rekayasa Teknologi. Kali ini, dengan menerjunkan tim Teknologi Tepat Guna (TTG) beranggotakan Muhammad Agus Saparudin (Teknik Mesin), Yuli Arti (Pendidikan IPA), dan Bekti Febriarti (Pendidikan Bahasa Inggris), UKM Rekayasa Teknologi berhasil merebut peringkat ketiga dalam final National Appropriate Technology Competition (NATCom) 1.0 yang diselenggarakan oleh Campus Social Responsibility (CSR) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan.

Ajang NATCom merupakan kompetisi karya tulis dalam bidang teknologi tepat guna (TTG) yang diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun Campus Social Responsibility (CSR) Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Sulawesi Selatan. Tahun 2017 ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan NATCom yang diberi tema besar Inovasi Teknologi Tepat Guna Menuju Masyarakat Teknologi Berbasis Madani yang terdiri dari subtema bidang pertanian, bidang peternakan, dan bidang maritim. Perlombaan ini menyisihkan 10 besar tim untuk presentasi secara langsung di Gedung Kuliah Umum Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Berhasil menyisihkan lebih dari 60 pengirim abstrak dari 30 universitas, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) diundang untuk mempresentasikan karya tulisnya di tanggal 19 April 2017. Ada 7 universitas lain yang menjadi pesaing UNY dalam presentasi, yaitu Universitas Brawijaya, Stem Akamigas, Universitas Jember, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung, Institut Teknologi dan Sains Bandung, Universitas Hasanuddin, dan Politeknik Ati Makassar. Membawa inovasi dalam bidang alat pengering kerajinan bambu, tim TTG bidang 2 UKM Rekayasa Teknologi berhasil mencuri perhatian keempat dewan juri NATCom dengan raihan peringkat 3. Penyerahan penghargaan secara langsung diberikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin di tanggal 19 April 2017 pada malam puncak ulang tahun CSR. (fb)

TIM TI UNY RAIH JUARA 2 DALAM LKTIN MEDAN NATIONAL CONFERENCE

Mahasiswa UNY yang terdiri dari Erna Fitriana (Pendidikan Akuntansi), Luthfi Nurlaily (Pendidikan Akuntansi), dan Taufik Anwar Sholikin (Pendidikan Teknik Informatika) berhasil meraih juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Medan National Conference-Festival Ilmiah Mahasiswa (MNC-FILM) 2017 yang diadakan di Universitas Negeri Medan pada 6-9 April 2017.

Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional MNC-FILM 2017 diselenggarakan oleh Lembaga Penalaran dan Penelitian Ilmiah Mahasiswa (LP2IM) Universitas Negeri Medan. Perlombaan ini merupakan suatu ajang kompetisi karya tulis ilmiah yang diikuti oleh mahasiswa Diploma dan S1 se-Indonesia. LKTI MNC FILM pada tahun ini mengusung tema “Maha Karya Anak Bangsa yang Inovatif dan Solutif dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) 2030”. Perlombaan nasional ini terdiri dari beberapa tahap seleksi, yaitu seleksi abstrak, seleksi full paper dan yang terakhir adalah presentasi. Kompetisi ini berhasil menyisihkan 15 finalis yang berasal dari berbagai universitas se-Indonesia, antara lain Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Sumatera Utara, Universitas Surya Bogor, Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Negeri Medan, Universitas Sebelas Maret, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, IAIN Mataram, dan Universitas Diponegoro.

Dalam kompetisi tersebut, Tim Teknologi Informasi UKM Rekayasa Teknologi UNY berhasil meraih juara 2 dengan mengusung karya yang berjudul “UMICON: Aplikasi Berbasis Android Penghitungan Biaya Produksi dan Penjualan sebagai Sarana Edukasi Guna Meningkatkan Literasi Keuangan UMKM Indonesia”. UMICON atau UMKM Cost Application merupakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan UMKM di Indonesia yang terkait dengan sumber daya manusia. Hal ini dikarenakan tingkat literasi keuangan para pelaku UMKM saat ini masih rendah, seperti contohnya dalam penentuan harga jual produk. Oleh karena itu, rancangan UMICON diharapkan dapat memberikan edukasi terkait penghitungan biaya produksi, biaya penjualan dan pada akhirnya dapat menentukan harga jual produk UMKM secara tepat. (Luthfi)

Tim TTG Raih Juara Harapan 2 di PSPC ITS 2017

 

Tim Teknologi Tepat Guna bidang 2 UKM Rekayasa Teknologi UNY 2017 mengikuti berhasil lolos dalam Final Lomba Karya Tulis Ilmiah Physics Summit Paper Competition 2017 yang diadakan pada 18-19 Februari 2017 di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Final ini diikuti oleh 10 tim yang terdiri dari universitas-universitas di seluruh Indonesia. Tim TTG UKM Rekayasa Teknologi terdiri dari 3 mahasiswa, yaitu Anggi Maulana A (Pend. Teknik Mesin 2015), Yuli Arti (Pend. IPA 2014), dan Dadan Sarifahrudin (Teknik Otomotif 2015).

Bentuk perlombaan yang dilakukan adalah presentasi, yaitu dengan menyajikan hasil karya tulis menggunakan power point. Presentasi dilakukan pada hari Sabtu tanggal 18 Februari 2017 dari pukul 08.00-11.50 WIB. Presentasi dari tim TTG UKM Rekayasa Teknologi mengangkat judul HOSWARD (Hot Stem Wardrobe) sebagai Teknologi Efisien Perapih Pakaian pada Industri Laundry. HOSWARD dibuat untuk mengatasi permasalahan laundry. Alat sejenis yang sudah dikembangkan dan dipatenkan dengan nomor paten US3752373 adalah alat pencuci dan pengering pakaian. Hal itu sangat kurang berpotensi untuk merapikan pakaian, sedangkan HOSWARD memiliki keunggulan dapat mengeringkan, merapikan, dan mewangikan pakaian.

Metode diawali dengan obeservasi di tempat laundry  di sekitar kampus UNY, selanjutnya merancang dan mengatur sistem kendali, kemudian melakukan uji coba HOSWARD dengan pengusaha laundry di sekitar kampus UNY. Berdasarkan uji coba, daya yang digunakan dalam satu kali pemakaian sebesar 0,09558 kWh. Inovasi teknologi tepat guna HOSWARD diharapkan dapat mencapai hak paten, dikembangkan agar dapat diproduksi secara massal dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas sehingga membantu meringankan beban masyarakat dalam mengeringkan, merapikan, dan mewangikan pakaian.

Kegiatan dilanjutkan dengan field trip pada hari yang sama pukul 13.30-15.00 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan malam (Gala Dinner) yang diadakan oleh Walikota Surabaya di Balai Kota Surabaya.

Kegiatan pada hari kedua dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 19 Februari 2017 dengan kegiatan seminar nasional dengan tema “Speak Up With Medical Physics” di Graha Sawunggaling Kantor Ibu Kota Surabaa disertai dengan  kegiatan pameran poster dan karya yang dipresentasikan pada seluruh peserta seminar. Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman finalis dan juga penutupan acara serta pemulangan peserta.

Tim TTG memperoleh juara Harapan II dalam lomba PSPC ini. Adapun Juara 1 diperoleh tim dari ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Juara 2 diperoleh tim dari PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Juara 3 diperoleh tim dari STMKG (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika). (Yuli)

DREAMAGINATION

DREAMAGINATION SABET GELAR RUNNER UP KOMPETISI

ROBOTIK GEBYAR ICT 2016

e

Tim robot terbang Universitas Negeri Yogyakarta, Dreamagination kembali mengukir

prestasi di kancah nasional. Tim yang menjadi naungan UKM Rekayasa Teknologi UNY ini

berhasil menyabet gelar Runner Up dalam kompetisi robotik Gebyar ICT (Information,

Communication Technology) 2016 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan

Teknik Informatika UIN Sunan Maulana Malik Ibrahim Malang, pada 23 Maret lalu.

Dreamagination menjadi Runner Up pada kategori pesawat tanpa awak setelah mengalahkan

tim robot terbang lainnya. Dalam kompetisi gebyar ICT, Dreamagination digawangi oleh

Muhammad Muslih Alhamid (Pendidikan Teknik Mekatronika 2014), Anwar Kurniawan

(Pendidikan Teknik Mekatronika 2013), Daniel Julianto (Pendidikan Teknik Elektronika

2013), Ihsan Syarifuddin (Pendidikan Teknik Mekatronika 2014), Isnan Nabawi (Pendidikan

Teknik Mekatronika 2015), Samsudin Bahri (Pendidikan Teknik Mekatronika 2015), Azizah

Durroh Fauz (Pendidikan Teknik Mekatronika 2014), dan Rizqi Ghozia Ulhaq (Pendidikan

Teknik Mekatronika 2015), serta dosen pembimbing tim bapak Drs. Totok Heru Tri Maryadi,

M.Pd. Tim robot terbang Dreamagination merupakan tim robot terbang yang juga disiapkan

Universitas Negeri Yogyakarta untuk mengikuti Kontes Robot Terbang Indonesia.

“Kami ingin meningkatkan kemampuan dan pengalaman dengan mengikuti event robot

terbang selain KRTI, harapannya ini juga akan mendukung dalam keikutsertaan kami di

Kontes Robot Terbang Indonesia di Lampung mendatang”, ucap Muslih team leader

Dreamagination.

Dalam keikutsertaannya di Gebyar ICT Dreamagination mendapat dukungan penuh dari

kemahasiswaan Universitas Negeri Yogyakarta. Kedepan, Dreamagination akan

mengembangkan pilot dan risetnya untuk mengikuti kompetisi robot terbang dan kompetisi

robotik sejenis lainnya. Prestasi-prestasi yang ditorehkan oleh Dreamagination semoga dapat

diikuti oleh tim maupun mahasiswa UN
Y lainnya. Let’s Flight !! (en.)

 

“Sistem Recovery ” karya tim Bimasena berhasil raih 3 dalam Eco House Design Competition 2015

RB_Ecohouse

Tim Bimasena dari divisi Rancang Bangun UKM Rekayasa Teknologi UNY kembali menorehkan prestasi dalam event berskala nasional. Kali ini tim Bimasena berhasil merebut juara tiga dalam lomba Eco House Design Competition yang diselenggarakan di Foodpark BNI UGM. Eco House merupakan lomba Rancang Bangun tingkat Nasional yang diselenggarakan tiap tahun, oleh UGM,  yang pada tahun ini mengangkat tema “Kampung Nelayan”.

Mereka adalah Agus Setyawan (Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan 2013), Taufik Budi (Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan 2013),  Dzulfiqar Adam (Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan 2013), Enik Ernawati (Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan 2014),  yang berhasil menjadi juara 3 dengan  mempersembahkan Maket perumahan dengan desain rumah yang memiliki konsep Recovery (Green eco recovery residence of Yogyakarta).

Konsep Recovery dikembangkan dengan menekankan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan serta memiliki fungsi ekonomis, di perumahan tersebut kami memiliki inovasi rumah asap ikan (Bloater House) di setiap rumah. Dengan adanya inovasi Bloater House ini diharapkan nelayan memiliki penghasilan tambahan selain dari melaut yang merupakan pekerjaan utama dari nelayan.

Meskipun sempat ragu dikarenakan dalam lomba tersebut tim Bimasena melawan tim-tim yang sebagian besar berasal dari jurusan arsitek yang merupakan ranah mereka. Akan tetapi dengan kerja keras dan doa serta  dibantu teman-teman jurusan maupun dosen, tim Bimasena berhasil lolos tahap seleksi awal dan berhak bersaing di babak final.

Dari puluhan tim yang mendaftar, terpilih 5 finalis yang mengikuti babak Final yang diselenggarakan pada 23 Mei 2015. Adapun Universitas yang yang berpartisipasi dalam Final tersebut yaitu : Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Mataram, dan Universitas Negeri Yogyakarta (humas restek)