Kembali Berlaga Di Singapura, Garuda Sabet 2 Prestasi sekaligus!

Shell Eco-marathon merupakan ajang tahunan yang diikuti oleh berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah. Indonesia pun tak mau ketinggalan mengirimkan tim terbaiknya. Salah satu delegasi tersebut adalah  Universitas Negeri Yogyakarta dengan Tim Garudanya. Tim Garuda UNY kembali berhasil mengharumkan nama Universitas Negeri Yogyakarta setelah bersaing dengan 122 tim dari 18 negara dalam ajang internasional yang digelar di Singapura pada tanggal 8-11 Maret 2018. Dengan mobil listriknya tim garuda UNY berhasil menyabet beberapa kejuaraan seperti Third place urban concept, Third place DWC regional final and goes to London, dan First saSafety award.

Tidak berhenti disitu, Tim Garuda UNY akan berlaga kembali di London, Inggris dalam ajang ‘Drivers World Championship’ (DWC)  pada tanggal 5-8 Juli 2018. Dalam ajang tersebut Tim Garuda UNY juga bersaing dengan  tim ‘Sapuangin’ dari ITS dan ‘Semar Urban’ dari UGM.

Ajang tersebut  menjadi gambaran bahwa mahasiswa UNY mampu menunjukkan dapat berkompetisi dalam ajang internasional dan berinovasi dalam bidang teknologi untuk masa depan.

Garuda UNY Sabet Juara 2 KMHE 2017 dan FDR Award

Kompetisi mobil hemat energi tingkat nasional KMHE (Kontes Mobil Hemat Energi) 2017 telah sukses diselenggarakan selama 5 hari (7 – 11/11) di Kenjeran Park, Surabaya, Jawa Timur. Kontes yang terdiri dari mobil urban dan prototype ini dimeriahkan oleh 80 tim mobil dari seluruh Indonesia. Garuda UNY untuk kesekian kalinya berhasil lolos mengikuti lomba bergengsi ini dengan mengusung mobil urban berbahan bakar bensin.

Garuda UNY Eco Team, dengan 7 anggota dan mobil Garuda Urban Gasoline 17 berhasil meraih posisi kedua dengan capaian 303 km/l. Raihan ini merupakan capaian terbaik tim Garuda selama membuat mobil hemat energi. Selain menjadi juara 2 kategori Urban Gasoline, Garuda UNY juga menempati posisi dua untuk FDR Award yaitu juara untuk mobil tercepat yang menggunakan minimal 2 ban FDR. Penghargaan ini merupakan penghargaan khusus yang diberikan oleh FDR selaku sponsor utama KMHE 2017.

“Alhadulilah kami civitas akademika UNY mengucapkan terima kasih tak terhingga dan khususnya juga puji syukur atas prestasi yang dicapai oleh anak-anak di KMHE ini sehingga kita bisa meraih juara 2 mobil terhemat dan juara 2 mobil tercepat. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan doa restu dari semua pihak, terutama pimpinan UNY dan jajarannya, para dosen dan mahasiswa, serta sponsor tim Garuda.”ungkap Dr. Zainal Arifin, M.T., advisor tim Garuda.

“Harapan kami, semoga untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya kami bisa meraih yang lebih baik dan bisa mengharumkan nama UNY dan nama bangsa,” tambah beliau.

Pengumuman kejuaraan dilangsungkan di Gedung Robotika ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember). Pada kesempatan ini, rektor ITS mengungkapkan rasa bangganya atas capaian tim dalam meriset mobil hemat energi.

“Adik-adik telah mendapatkan hasil dan pencapaian yang luar biasa. Mulai dari seleksi proposal, seleksi tahap 1, berlaga di final, dan menjadi juara. Menjadi juara bukan yang utama. Menjadi juara adalah bonus anugerah, namun tentu kita tetap ingin mendapat prestasi tertinggi. Terima kasih kepada para peserta yang luar biasa. Semoga di kompetisi mobil hemat energi selanjutnya, adik-adik dapat mengulang menjadi tim terbaik.” ungkap Prof. Ir. Joni Hermana, M.Sc.ES. Ph.D, rektor ITS. (Fb)

Dapat Restu Rektor, Tim Mobil UNY Siap Berlaga lagi di Korea

Menjelang keberangkatan, Garuda UNY Team (GUT) pamitan dengan rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. (Selasa (09/05). Agenda rutin ini, selalu dilaksanakan sebelum keberangkatan, karena tujuan awal dan akhir, tim mobil Garuda UNY, bukan untuk kompetisi biasa, melainkan untuk membawa nama baik Universitas Negeri Yogyakarta. Maka, restu pimpinan, dan seluruh bagian UNY tentu sangat dibutuhkan.

Pada pertemuan yang hangat ini, kepada Garuda UNY Team (GUT) yang akan berkompetisi di 2017 International Student Car Competition (ISCC), Korea Selatan, Bapak Rektor berpesan agar GUT tidak mengutamakan target tapi mengutamakan usaha dan doa yang maksimal. “Yang penting optimal usaha dan upaya, serta doa, hasil terbaik akan mengikutinya.”Tutur beliau.

Ini bukan kali pertama GUT mengikuti ISCC, terhitung dari tahun 2013, meraih kategori The Best Creative Technology, lalu capaian yang terus meningkat hingga menjadi Juara Umum 2015 ISCC, sungguh merupakan proses panjang yang penuh perjuangan. 18 Mei yang akan datang, tim mobil Garuda UNY akan kembali berlaga dan bertempur untuk mengoptimalkan seluruh usaha yang bisa dilakukan.

“Terdapat tiga kategori pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Korea Transportation Safety Authority ini yaitu Hybrid, Electrical Vehicle, dan Autonomous Vehicle. Tim mobil Garuda UNY akan mengikuti kategori hybrid karena kegiatan riset dan inovasi masih jarang ditemui di Indonesia. Harapannya, inovasi konsisten kami ini bisa menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk kemajuan Indonesia, khususnya di bidang teknologi, dan bisa menjadi inspirasi agar lebih banyak yang melakukan riset dan inovasi.” Jelas Suratijo selaku ketua delegasi GUT pada ISCC tahun ini.

ISCC ini diselenggarakan oleh pihak yang mengetahui betul tentang kendaraan/ transportasi sehingga kita disana juga dapat belajar mengenai pengujian kendaraan, dan inovasi-inovasinya.” Tambahnya.

Suratijo juga menjelaskan bahwa, Mobil Hybrid GUT ini yang dilengkapi dengan 2 roda belakang digerakkan Engine dan 2 roda depan digerakkan motor listrik ini, kini memiliki tingkat power dan daya dari motor listrik yang sudah ditingkatkan hingga 3 kali lipat. Selain itu, programmable ECU yang digunakan, memudahkan pengendara untuk melakukan setting sesuai kebutuhan.

Dengan semangat perjuangan yang terus didukung penuh oleh Universitas Negeri Yogyakarta, ditambah dengan Kementerian dan para sponsor inilah menjadi modal awal GUT untuk  mempertahankan performa maksimalnya supaya meraih hasil sesuai harapan dan doa. (Een)