GARUDA UNY KEMBALI PEROLEH BEST OF THE BEST ISCC

Pertarungan sengit yang berlangusng selama 2 hari (19-20 Mei) membuahkan hasil yang membanggakan. Garuda UNY Team (GUT) berhasil meraih 2 penghargaan sekaligus, yaitu Best of the Best Hybrid Car Category dan Best Teamwork. Raihan ini berdasarkan hasil peringkat race yang diraih GUT selama kompetisi, dimana GUT meraih 1st Acceleration, 2ndManeuver, serta 1st Endurance.

Berkompetisi dengan 17 tim terbaik lainnya, GUT berhasil keluar sebagai pemenang dengan nilai 995,5 poin. Dimana pada kategori acceleration GUT memperoleh 300 poin (acceleration electric 10,480 detik dan hybrid 8,818 detik), kategori maneuver 295,5 poin (electric 24,236 detik dan hybrid 27,611 detik), dan kategori endurance 400 poin (23 menit 47,746 detik). Hasil akhir ini membuktikan bahwa GUT adalah tim unggul dari Indonesia yang tidak kalah dibandingkan tim dari negara lain.

“Saya sangat senang atas keberhasilan Tim memperoleh Best of the Best dan Best Teamwork. Ini berkat kerja keras Garuda UNY Team dan doa dari teman-teman semua.” tutur Suratijo, ketua tim delegasi GUT untuk ISCC 2017. Ucapan selamat lain juga datang dari advisor, sponsor, dan para anggota GUT. “Hal ini membuat saya semakin bangga dan optimis bahwa tim masih benar-benar bisa mempertahankan kualitas dan predikatnya secara kompetitif. Dua predikat sempurna untuk tim mobil hybrid… Alhamdulilah. Terima kasih telah mempertahankan kedudukannya.” tutur Yusuf, ketua delegasi GUT untuk ISCC 2015.

ISCC merupakan kompetisi mobil internasional yang diadakan oleh Korea Automobile Testing and Research Institute (KATRI). Kompetisi ini diadakan di Proving Ground 200 Samjon-ro, Songsan-myeon, Hwaseong-si, Gyeonggi-do, Korea Selatan. Selama 3 kali mengikuti International Student Car Competition (ISCC) di Korea Selatan, prestasi GUT memang tidak pernah mengecewakan. Tahun lalu bahkan GUT mencatatkan waktu tercepat dalam acceleration, waktu tercepat yang pernah tercatat selama ISCC.

Tim IT UKM Restek Raih Gold Medal dan Special Award dalam 3rd International Art, Creativity and Engineering Exhibiton I+Aceh 2017

Universitas Ubudiyah Indonesia ( UUI ) mengadakan kompetisi bertaraf internasional tentang kreativitas dibidang seni dan teknologi yang telah diselenggarakan untuk ketiga kalinya. Acara ini berlangsung di kampus Universitas Ubudiyah Indonesia di Banda Aceh pada 26-27 April 2017. Kompetisi tersebut diikuti oleh kampus dari berbagai negara seperti Korea Selatan, Banglades, Malaysia, Singapura, Kanada, serta beberapa kampus dari Indonesia yaitu Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Politeknik Negeri Bandung.

Tim IT UKM Rekayasa Teknologi atau yang biasa disebut INFINITE berhasil menjadi finalis dengan mengusung judul “Decision Support System as Application for Course Recommendation in Higher Education based on Mobile Platform using Fuzzy Logic”. Karya tersebut sudah dikembangkan sejak kompetisi GEMASTIK 9 bidang Pengembangan Perangkat Lunak, dan dikompetisikan kembali pada ajang 3rd International Art, Creativity and Engineering Exhibiton I+Aceh 2017. Latar belakang pembuatan karya tersebut adalah banyaknya mahasiswa di Indonesia yang merasa “salah jurusan”, sehingga dengan aplikasi tersebut diharapkan dapat memberikan rekomendasi program studi yang tepat. Teknologi yang digunakan dalam software tersebut diantaranya Here Maps, Here Drive, discuss mode, dan untuk rekomendasi program studi menggunakan Fuzzy Logic.

Terdapat 3 kategori juara yaitu Bronze Medal, Silver Medal, dan Gold Medal. Tim INFINITE dari UNY mendapatkan Gold Medal dan Special Award untuk kategori Technology Engineering dari UUI. “Rasanya bangga karya yang dikembangkan oleh tim INFINITE bisa menjuarai kompetisi internasional, semoga akan terlahir kembali karya-karya inovatif untuk mengatasi permasalahan negara kita yang sangat kompleks.“ terang Deni, ketua tim INFINITE. (Deni)

 

LAGI-LAGI TIM ROBOTIKA UNY MENDULANG PRESTASI DI KONTES ROBOT INDONESIA REGIONAL III 2017

Dalam Kontes Robot Indonesia Regional III  2017, Tim Robotika UNY berhasil memborong 3 piala kejuaraan dan 1 piala penghargaan. Ajang kontes robot ini diselenggarakan pada 12-13 Mei 2017 di Graha Saba Pramana UGM. Kejuaraan UNY terbukti pada ajang berkompetisi ini piala pertama dipersembahkan oleh MOBO-EVO divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda dengan peringkat juara 1, piala kedua dipersembahkan oleh MAESTRO_EVO divisi Kontes Robot Abu Indonesia dengan peringkat juara 2, piala ketiga dipersembahkan oleh ROSEMERY divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia dengan tema tari Gending Sriwijaya. Tim ROSEMERY juga mempersembahkan piala keempat dengan predikat The Best Artistic.

IMG_20170514_165331_HDR

Kontes Robot Indonesia Regional III 2017 yang diselenggarakan oleh Kemenristekdkti dan bertuan rumah di Universitas Gadjah Mada diikuti oleh perguruan tinggi besar di Indonesia. Dengan bangga Ahmad Wafi Nurmukti Wibowo sebagai Ketua Robotika UNY berujar “Ini  adalah hasil kerja keras teman teman Tim Robotika UNY semua yang tanpa lelah melakukan riset setiap waktu baik pagi, siang, bahkan malam demi hasil yang terbaik dan membawa harum nama Universitas Negeri Yogyakarta di Kontes Robot Indoensia. Tak lupa doa berbagai pihak juga sangat berpengaruh atas capaian Tim Robotika UNY. Terimakasih semua, dan semoga Robotika UNY dapat berjaya di Kontes Robot Indonesia Nasional 2017. Robotika UNY Let’s Make a Great History!”

IMG-20170514-WA0028

MOBO-EVO JUARANYA DIVISI BARU KONTES ROBOT INDONESIA REGIONAL 3 TAHUN 2017

IMG_20170514_165251_HDR

Terdapat perubahan pada Kontes Robot Indonesia 2017. Pada tahun ini, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Beroda mengalami upgrading menjadi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda. Karena perubahan ini Robotika UNY merubah beberapa komposisi tim untuk memenuhi tantangan tersebut. Setelah melakukan berbagai pertimbangan terbentuklah MOBO-EVO divisi  Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda. Semangat juang MOBO-EVO tak sia sia, setelah menaklukan 16 Robot Sepak Bola Beroda dari berbagai perguruan tinggi di regional III Jawa Tengah-DIY-Kalimantan MOBO-EVO dapat menyandang juara 1. Pada Babak Final MOBO-EVO melawan URT ROSO dari Universitas Islam Sultan Agung. Babak finalpn berlangsung panas, namun dengan strategi yang baik MOBO-EVO dapat mengalahkan URT ROSO dengan skor akhir poin 1 untuk MOBO-EVO dan skor 0 untuk URT ROSO dari Universitas Islam Sultan Agung.

 

Capture

Keberhasilan ini tak luput dari usaha MOBO-EVO, bimbingan dari berbagai dosen pembimbing, dan doa dari berbagai pihak. “Alhamdulillah kami tim MOBO-EVO UNY sangat senang dan bersyukur dapat menjuarai Kontes Robot Indonesia Regional III 2017 divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia Beroda. Divisi yang baru digelar pada tahun ini merupakan pengembangan dari divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia Beroda, sehingga riset yang kami lakukan benar benar dari 0, dengan semangat dan pantang menyerah apa yang kami perjuangkan selama beberapa bulan terakhir dapat terbayar dengan meraih juara 1 di panasnya kompetisi Kontes Robot Indonesia Regional III 2017 di Graha Saba Pramana Universitas Gadjah Mada pada hari Sabtu 12 Mei 2017. Terimakasih atas dukungan dari Supporter Tim Robotika UNY dengan adanya kalian dapat menambah semangat dan motivasi kami sehingga akhirnya MOBO-EVO meraih kemenangan. Semoga Robotika UNY tetap solid dan semoga dapat meraih juara ditingkat nasional maupun internasional. Let’s Make a Great History!” ujar Thoha Ardhiasyah ketua tim MOBO-EVO.

Modal Militan Srikandi Menjuarai Kontes Robot

IMG-20170514-WA0036

 

Nampak pemandangan tak biasa pada Kontes Robot Indonesia (KRI) tahun 2017 regional 3 yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana UGM pada 11-13 Mei 2017. Diantara ratusan peserta KRI 2017 yang mayoritas laki-laki, tampak seorang perempuan tangguh yang tak lain adalah Agustin Prima Putri. Perempuan yang dalam kesehariannya akrab dipanggil putri ini merupakan mahasiswi Program Studi Pendidikan Teknik Mekatronika UNY yang berhasil menghantarkan tim robot UNY meraih gelar Juara 2 divisi KRAI (Kontes Robot ABU Indonesia) pada KRI 2017 regional 3.

putri3

Agustin Prima Putri menjadi satu-satunya perempuan yang menjadi tim inti pada KRI 2017 divisi KRAI. Ia bersama dua rekan lainnya yaitu Yunus Karsiana dan Ridho Abdul Sidiq yang tergabung dalam tim MAESTRO_EVO UNY berhasil meraih juara 2 divisi KRAI pada KRI 2017 setelah berhasil menyingkirkan kompetitor-kompetitor lain yang notabene semua tim intinya adalah laki-laki. Meskipun Putri adalah seorang perempuan, namun kemampuannya merancang dan membuat elektronik robot tidak diragukan lagi.

Keberhasilan Tim MAESTRO_EVO UNY tak luput dari kerja keras dan keahlian seorang Agustin Prima Putri dalam mempersiapkan elektronik robot. Dalam kesehariannya, Putri biasa melakukan riset dan mempersiapkan elektronik robot dari sore hingga jam 4 pagi disamping kegiatan utama kuliahnya. Bahkan tak jarang Putri mempersiapkan elektronik robot hingga tidak tidur sama sekali. “Saya tidak pernah tidur di rumah, namun selalu saya sempatkan pulang sebentar 1 jam untuk orang tua. Doa orang tua yang akan mengiringi setiap langkah sukses seorang anak.” Ujar Putri pada kami. Pengorbanan itu ia lakukan demi mengharumkan nama almamater tercinta dan mewujudkan mimpi untuk menjadi juara.IMG-20170513-WA0058

Dibalik sosoknya yang tangguh, ia adalah seorang perempuan yang sabar dan penyayang. Putri mampu menjadi penyeimbang bagi dua rekan tim inti yang lain dalam mengatur strategi. Meskipun ia seorang perempuan, Putri memiliki kemampuan luar biasa di bidang elektronik robot. Totalitas, kesabaran, dan kerja kerasnya selama ini membuahkan hasil manis berupa gelar juara 2 untuk tim MAESTRO_EVO UNY. Semangat dan kemauan yang membara dalam dirinya mampu menjadi inspirasi untuk yang lain. Semoga Srikandi-Srikandi lain diluar sana terinspirasi dan termotivasi untuk mengikuti jejak seorang Agustin Prima Putri.

Dapat Restu Rektor, Tim Mobil UNY Siap Berlaga lagi di Korea

Menjelang keberangkatan, Garuda UNY Team (GUT) pamitan dengan rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. (Selasa (09/05). Agenda rutin ini, selalu dilaksanakan sebelum keberangkatan, karena tujuan awal dan akhir, tim mobil Garuda UNY, bukan untuk kompetisi biasa, melainkan untuk membawa nama baik Universitas Negeri Yogyakarta. Maka, restu pimpinan, dan seluruh bagian UNY tentu sangat dibutuhkan.

Pada pertemuan yang hangat ini, kepada Garuda UNY Team (GUT) yang akan berkompetisi di 2017 International Student Car Competition (ISCC), Korea Selatan, Bapak Rektor berpesan agar GUT tidak mengutamakan target tapi mengutamakan usaha dan doa yang maksimal. “Yang penting optimal usaha dan upaya, serta doa, hasil terbaik akan mengikutinya.”Tutur beliau.

Ini bukan kali pertama GUT mengikuti ISCC, terhitung dari tahun 2013, meraih kategori The Best Creative Technology, lalu capaian yang terus meningkat hingga menjadi Juara Umum 2015 ISCC, sungguh merupakan proses panjang yang penuh perjuangan. 18 Mei yang akan datang, tim mobil Garuda UNY akan kembali berlaga dan bertempur untuk mengoptimalkan seluruh usaha yang bisa dilakukan.

“Terdapat tiga kategori pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Korea Transportation Safety Authority ini yaitu Hybrid, Electrical Vehicle, dan Autonomous Vehicle. Tim mobil Garuda UNY akan mengikuti kategori hybrid karena kegiatan riset dan inovasi masih jarang ditemui di Indonesia. Harapannya, inovasi konsisten kami ini bisa menjadi kontribusi yang bermanfaat untuk kemajuan Indonesia, khususnya di bidang teknologi, dan bisa menjadi inspirasi agar lebih banyak yang melakukan riset dan inovasi.” Jelas Suratijo selaku ketua delegasi GUT pada ISCC tahun ini.

ISCC ini diselenggarakan oleh pihak yang mengetahui betul tentang kendaraan/ transportasi sehingga kita disana juga dapat belajar mengenai pengujian kendaraan, dan inovasi-inovasinya.” Tambahnya.

Suratijo juga menjelaskan bahwa, Mobil Hybrid GUT ini yang dilengkapi dengan 2 roda belakang digerakkan Engine dan 2 roda depan digerakkan motor listrik ini, kini memiliki tingkat power dan daya dari motor listrik yang sudah ditingkatkan hingga 3 kali lipat. Selain itu, programmable ECU yang digunakan, memudahkan pengendara untuk melakukan setting sesuai kebutuhan.

Dengan semangat perjuangan yang terus didukung penuh oleh Universitas Negeri Yogyakarta, ditambah dengan Kementerian dan para sponsor inilah menjadi modal awal GUT untuk  mempertahankan performa maksimalnya supaya meraih hasil sesuai harapan dan doa. (Een)

Tim TTG Restek Raih Juara 3 U-Nitech 2017

Tim Winner CAD yang beranggotakan 3 mahasiswa yaitu Achmad Ikhwansyah (Pendidikan Teknik Mesin), Febrian Nur Hidayat (Pendidikan Teknik Mesin) dan Adhe Herlambang (D3 Teknik Mesin) kembali menorehkan prestasi tingkat nasional setelah berhasil meraih juara 3 dalam lomba UNY – National Innovation Technology yang dilaksanakan pada 5-6 Mei 2017 bertempat di Ruang Ki Hajar Dewantara FIS, UNY. Perlombaan tersebut merupakan salah satu bagian dalam agenda kegiatan Dies Natalis UNY yang ke 53, yang kegiatannya dilaksanakan oleh UKM Rekayasa Teknologi UNY. Perlombaan kali ini mengusung tema Peran Generasi Muda dalam Menciptakan Inovasi Teknologi Tepat Guna yang Aplikatif Demi Terwujudnya Kemandirian Bangsa.

      Perlombaan ini diikuti oleh 10 tim terbaik yang terpilih dari hasil seleksi pada tahap desk evaluation. Kesepuluh tim tersebut berasal dari UGM (3), PENS, Univ. Airlangga, UNY (2), Univ. Indonesia, Univ. Jendral Ahmad Yani dan Univ. Brawijaya. Keluar sebagai juara 1 adalah tim dari Univ. Jendral Ahmad Yani, disusul oleh tim dari UGM sebagai juara 2, dan tim UNY sebagai juara 3. Keberhasilan tim Winner CAD ini diraih berkat kegigihan dari ketiga mahasiswa dan dukungan semua pihak, khususnya arahan dari dosen pembimbing Dr. Ir. Mujiyono, S.T., M.T., W.Eng (IPM).

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini dan kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami hingga tercapainya prestasi ini, dan semoga event perlombaan seperti ini mampu menginspirasi teman-teman yang lain.” (Adhe)